John Wick 3 Mendatangkan Silat Indonesia Melalui Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman

John Wick 3 Mendatangkan Silat Indonesia

artispsk.com – Pemain film Indonesia kembali lagi bermain di film Hollywood yang berjudul John Wick 3. Kedua pemain bintang Indonesia mulai terkenal di dunia perfilman Hollywood berkat acting yang memukau di film sebelumnya yang berjudul The Raid. Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman sudah banyak mendapatkan tawaran untuk bermain di dunia perfilman Hollywood seperti Beyond Skyland dan Star War. Yayan Ruhian sampai pernah bermain di layar lebar jepang dengan judul film Yakuza Apocalypse pada tahun 2015.

Kali ini film yang dibintangi oleh Keanu Reeves ini akan ditemani oleh Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian yang menguasai jurus silat Indonesia. Kedua pemain Indonesia ini juga mendapatkan pujian dari Keanu Reeves, “luar biasa” ucap Keanu Reeves. Dalam film John Wick 3 ini, bintang utama Keanu Reeves akan berhadapan langsung dua lawan satu dengan Cecep Arif Rahman dan Yayan Ruhian yang menggunakan jurus silat dan dialog dengan bahasa Indonesia.

Apabila dilihat dari trailer yang sudah diputar tepatnya tanggal 9 Mei lalu di New York, Cecep dan Yayan menggunakan senjata tradisional karambit, sedangkan lawannya terlihat banyak yang menggunakan senjata api.

Keanu Reeves meminta dalam film laga ini mereka menggunakan bahasa Indonesia, bintang Hollywood ini sendiri juga menggunakan bahasa Indonesia dengan mengatakan “sampai jumpa” pada akhir laga. Keanu Reeves juga mengatakan bahwa jurus silat Indonesia mempunyai keunikan tersendiri, sehingga membuat dirinya dan Chad mau menampilkan jurus silat yang menjadi khas Indonesia.

John Wick 3 Mendatangkan Silat Indonesia

Film ini menceritakan kelanjutan dari film sebelumnya John Wick 2 yang menceritakan mengenai pemburuan para pembunuh bayaran dunia pada John Wick dengan bayaran US$14 juta. Keanu Reeves mengatakan bahwa silat Indonesia merupakan sebuah keunikan karena pergabungan antara empat hal yakni “bela diri, olahraga, seni, dan spiritual.”

Yayan mengatakan “Apabila salah satu dari keempat unsur tersebut tidak ada maka namanya bukan pecak silat. Setiap daerah tentunya mempunyai aliran tersendiri, dan para pesilat tentunya akan mudah melihat dari daerah mana silat berasal”.