Warga Mengamuk Lalu Memblokir Jalan Karena Dua Perawat Di Lecehkan Di Hutan

Warga-Mengamuk-Lalu -Memblokir-Jalan-Karena-Dua-Perawat-Di-Lecehkan-Di-Hutan

Berita Bola – Warga Desa Latu Kecamatan Amalatu Kabupaten Seram Sisi Barat (SBB) Maluku mengamuk sambli memblokade ruas jalan lintas Seram yang menghubungkan tiga kabupaten di Pulau Seram, Jumat (8/4/2016).

Tindakan itu dikerjakan warga sesudah dua perawat warga desa setempat diperlakukan jadi korban pelecehan oleh beberapa pemuda, warga Desa Kamariang di rimba desa mereka pada Jumat sore sekira jam 17. 00 Wit.

Dari info yang dikumpulkan rekan kami, ke-2 perawat yaitu RM serta IP waktu peristiwa tengah dalam perjalanan dari Desa Gemba Kecamatan Kairau menuju desanya sembari berboncengan dengan sepeda motor.

Tetapi waktu hingga di Desa Kamariang, beberapa pemuda dengan sepeda motor lantas membuntuti ke-2 perawat ini dari belakang.

“Keduanya lantas dicegat di rimba desa itu. Mereka lantas diperlakukan tak pantas oleh beberapa pemuda itu, ”kata Zainal satu diantara kerabat korban pada reporter kami, lewat telephone selulernya Jumat malam.

Diakuinya, selesai peristiwa itu, ke-2 korban RM serta IP pernah mendatangi Kepala Desa Kamariang untuk melaporkan perbuatan warganya itu.

Waktu itu satu diantara pelaku pernah memohon berdamai, tetapi beberapa korban menampiknya serta minta diolah dengan cara hukum.

Waktu itu juga keluarga korban mengamuk. “Karena keadaan telah tak kondusif, waktu itu Kepala Desa Kamariang lantas memohon RM serta IP selekasnya pulang, ”sebutnya.

Warga Desa Amalatu yang mendengar peristiwa itu lalu mengamuk serta memblokade jalan. Mereka menuntut supaya beberapa pelaku pelecehan ke-2 perawat desa itu bisa selekasnya ditahan serta diolah hukum.

Sampai berita ini dipublikasikan jalan lintas seram masihlah diblokade warga. Kapolsek Amalatu, Ipda Max Lesilolo yang dihubungi oleh rekan kami dengan cara terpisah membetulkan insiden itu.

Menurut dia, sekarang ini pihaknya masihlah bekerjasama dengan Kepala Desa Latu untuk merampungkan permasalahan itu.

“Para pelaku pasti bakal diolah sesuai sama hukum yang berlaku. Tadi warga pernah mengamuk lantaran tak terima dengan insiden itu tetapi kita tengah menentramkan warga, sekarang ini saya tengah berbarengan Kepala Desa Latu serta tokoh orang-orang tengah menentramkan warga, ” katanya.

Agen Judi Online