Viral Pengusiran Paksa Seorang Penumpang, Maskapai United Airlines Dikecam

Viral Pengusiran Paksa Seorang Penumpang, Maskapai United Airlines Dikecam

Artispsk.com – Saat ini Maskapai penerbangan United Airlines telah menuai banyak kecaman keras atas insiden pengusiran secara paksa terhadap salah satu penumpangnya. Setelah dicek ternyata Penumpang tersebut bernama Dr. David Dao yang saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit yang ada di Chicago, AS akibat Pengusiran secara paksa tersebut, David mengalami luka disekujur wajahnya yang berlumuran darah.

Banyak netizen yang merasa prihatin dan memberikan doa serta dukungan mereka kepada keluarga Dao. Atas Dukungan dan simpati itu keluarga dao sangat berterima kasih. Hingga Sekarang ini belum diketahui apakah keluarga Dao akan mengajukan gugatan terhadap United.

“Kami segenap keluarga dari Dr. Dao ingin dunia mengetahui bahwa kami sangat menghargai banyaknya doa, kepedulian serta dukungan yang kami terima,” demikian disampaikan pihak keluarga Dao dalam statemennya yang diinfokan oleh pengacara Chicago, yakni Stephen L. Golan.

Hingga berita ini turun, Pihak keluarga masih fokus dengan perawatan dan juga kesembuhan dari Dr. Dao. Diketahui Selain Pengacara Golan, Pihak keluarga Dao ternyata juga didampingi oleh pengacara penerbangan Chicago yaitu Thomas A. Demetrio.

Dengan viralnya video atas pengusiran tersebut pada Minggu (09/04/2017), Maskapai United Airlines akhirnya banyak menuai kecaman yang mana memperlihatkan seorang pria dipaksa turun dari pesawat di Bandara O’Hare, Chicago, AS.

Tampak di dalam video, pria yang diketahui berusia 69 tahun yang bernama David Dao dan juga berprofesi sebagai dokter, ditarik secara paksa dari kursinya oleh petugas keamanan bandara dan diseret di lantai. Saat itu para penumpang yang lain menatap dengan histeris sambil ikut berteriak ketakutan.

Setelah ramainya video di medsos, pihak United Airlines pun memberikan penjelasan atas insiden itu. Diinformasikan bahwa penerbangan pada saat itu kelebihan penumpang karena United seharusnya menerbangkan empat orang stafnya, sehingga harus ada empat penumpang yang dikorbankan untuk turun pesawat. Awalnya, United telah menawarkan apabila ada empat orang yang mau turun secara sukarela maka pihak mereka nantinya akan memberikan kompensasi berupa uang serta akomodasi penginapan di hotel sebagai gantinya

Namun tidak ada yang mau turun, sehingga empat orang tersebut akhirnya dipilih secara acak. Salah satu penumpang yang naas terpilih adalah Dr. David Dao, ketika diajak untuk turun dirinya tetap menolak dengan alasan bahwa dia adalah seorang dokter dan wajib merawat pasien di tempat tujuannya, mendengar hal itu Pihak maskapai bukan memberikan toleransi tapi langsung memanggil para petugas keamanan yang ada di bandara yang mengakibatkan dokter tersebut harus diturunkan secara paksa, bahkan sampai mengalami luka memar dan darah diwajahnya.

Agen Judi Online