Presiden Jokowi Minta Kapolri Tito Usut Tuntas Sindikat Saracen

Presiden Jokowi Minta Kapolri Tito Usut Tuntas Sindikat Saracen

Artispsk – Dengan merebaknya para sindikat dari Saracen yang merupakan para komplotan dari penebar ujaran kebencian selama ini di media sosial, Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah buka suara.

Di kesempatan yang ada Jokowi telah memerintahkan secara langsung Kapolri Tito Karnavian, untuk segera mengusut tuntas sindikat dari Saracen. Adapun para sindikat Saracen tersebut diduga telah menyebarkan ujaran kebencian yang ada di media sosial.

Selain itu Jokowi juga mengungkapkan bukan hanya sekadar mengusut sindikatnya, namun dirinya juga meminta agar Kapolri segera menelurusi siapa saja yang menggunakan jasa sindikat Saracen ini untuk kepentingan golongan tersendiri.

“Saya sudah perintahkan kepada Kapolri untuk segera diusut tuntas. Bukan hanya Saracen-nya saja, tetapi juga dengan siapa yang melakukan pemesanan. Siapa yang bayar, dan pastinya harus diusut tuntas,” ungkap Beliau di Silang Monas, Jakarta, pada Minggu (27/08/2017).

Selain itu, Presiden Jokowi juga meminta agar mantan Kapolda Papua tersebut untuk menelusuri adanya keterlibatan langsung jenderal dalam sindikat tersebut. Menurut beliau, masalah ini bukan hanya sebatas soal siapa yang ada di dalam sindikat Saracen, akan tetapi juga bersifat menekankan siapa yang menggunakan jasanya.

Sindikat dari Saracen diduga telah menyebarkan hate speech atau tepatnya ujaran kebencian melalui media sosial seperti Facebook. Bahkan, yang mencengangkan lagi sindikat ini memiliki peran serta menyebarkan ujaran kebencian dengan cara memasang tarif bagi pemesan yang akan menyebarkan hate speech.

Polisi hingga saat ini telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus Saracen, yakni diantaranya Jasriadi yang berperan sebagai ketua sindikat.

Kemudian ada juga MFT yang berperan sebagai koordinator dari media dan Informasi, serta Sri Rahayu Ningsih alias SRN yang mana berperan sebagai koordinator wilayah.

Untuk saat ini polisi masih mencari tersangka lain dalam kasus ini. Sejauh ini polisi juga memburu pihak-pihak yang pernah memesan konten terlarang ini di Saracen.

Agen Judi Online