Pengacara Bilang Ahok Tidak Perlu di Hukum Pidana Penjara

Pengacara Bilang Ahok Tidak Perlu di Hukum Pidana Penjara

Artispsk.com – Terkait kasus penodaan agama atas terdakwa Basuki Tjahja Purnama (Ahok) pada sidang gelar lanjutan hari ini, Pengacara Ahok menjelaskan bahwa tuntutan dari JPU terhadap kliennya itu harus jelas.

Pihak JPU menuntut Ahok dengan tuntutan hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun, dimana menurut Kuasa hukum Ahok pihaknya JPU terlihat ragu-ragu dan tidak jelas. Hal itu tentunya Pak Basuki tidak perlu untuk masuk penjara.

“Ahok dituntut hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun ini haruslah jelas, artinya bisa saja Pak Ahok tidak perlu untuk dipidana penjara,” Ungkap kuasa hukumnya.

Bila dalam dua tahun Ahok tidak ada putusan pidana dalam halnya perkara lainnya yang memiliki hukum yang tetap maka itu bisa diartikan Ahok tidak perlu masuk penjara, hanya percobaa,” ungkap I Wayan Sudirta anggota tim penasehat hukum Ahok, setelah usainya persidanngan di Jakarta pada Kamis (20/04/2017).

Wayan juga menilai bahwa jaksa ragu-ragu dengan kesalahan Ahok. Untuk kasus seperti demikian tidak biasanya diberikan hukuman percobaan.

“Tuntutan percobaan itu menunjukan keragu-raguan tentang keyakinan jaksa. Kalau perkara seramai ini tuntutannya percobaan, dan sudah pasti jaksa itu ragu-ragu, ucap Wayan.

Dirinya juga menambahkan bahwa tuntutan Ahok menjadi ringan karena adanya peran Buni Yani yang telah ikut dalam menyebarkan video tersebut, jadi ya seharusnya Buni Yani lah yang harus bertanggung jawab karena memang dirinya lah yang telah mengubah-ngubah redaksi serta menambah-nambah redaksi, jadi dia wajib untuk bertanggung jawab, jelasnya.

Dalam masalah ini Ahok menjadi terdakwa karena dituding telah melakukan penodaan agama karena mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu dan pihak JPU pun mendakwa Ahok dengan dakwaan alternatif Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

Agen Judi Online