Kualitas Pemain Barca Menurun, Juventus Ambil Kesempatan Dengan Mencetak Skor 3-0

Kualitas Pemain Barca Menurun, Juventus Ambil Kesempatan Dengan Mencetak Skor 3-0

Berita Bola – Artispsk.com – Barcelona harus mengakui keunggulan dari Juventus pada laga pertandingan di leg pertama perempat final di Liga Champions, Juventus berhasil membobol telak kemenangan pada gawang Barca dengan skor 3-0.

Melihat hasil pertandingan ini, Rio Ferdinand dari yang merupakan salah seorang komentator di BT Sport menilai bahwa Barca mengalami kemerosotan akibat penurunan kualitas permainan Barca secara kesuluruhan, khususnya kualitas individu pemain.

Barca yang berlaga harus menelan pil pahit telak kedua pada Liga Champions –digebuk Paris Saint Germain 0-4– dari Juventus. Main di Juventus Arena, Rabu (12/4/2017), Blaugrana dipaksa menyerah 0-3. Gol kemenangan tersebut pun akhirnya dicetak oleh Paulo Dybala yang telah menyumbangkan sepasang gol pada menit ke- 7 dan 22, serta yang terakhir sundulan Giorgio Chiellini di menit ke- 55 hingga akhirnya memastikan satu tiket dalam melangkah ke semifinal.

“Bila dilihat ada beberapa pemain yang mungkin sudah beberapa tahun lalu tidak bisa masuk skuat Barca, ya tentunya terlalu banyak untuk bisa disebutkan. Sekitar ada lima sampai enam yang harusnya tidak mengenakan jersey Barca sekarang,” ujar Ferdinand.

“Dari cara mereka bermain, baik itu intensitas ataupun kualitas. Barca tidak lagi berada di kondisi yang sama dan pemain ini adalah mereka yang harusnya menyuplai bola ke tiga pemain depan, namun mereka tidak cukup mampu dalam melakukan upaya tersebut,” imbuhnya.

Dari data laporan tercatat walau telah unggul jumlah possession 68,1%-31,9%, shots 16-14, dan juga umpan sukses 88-75, namun ada beberapa pemain yang tampil dengan buruk. Rakitic juga hanya mendapat rating 5,9, sementara Mascherano serta Iniesta mendapat nilai 6,4 dan 6,6. Padalini depan, cuma Messi yang dapat digit 7 ketimbang Suarez dan Neymar yang dapat nilai 6.

“Untuk pertahanan mereka tidak ada terlihat sosok yang ingin bertahan. Secara kolektif, mereka tidak melakukannya dengan baik,”

“Tim ini tampak tidak menekan seperti tim Barcelona di era Pep Guardiola. Mereka tidak terlihat punya ide atau cara untuk menekan lawan,” ungkapnya

Agen Judi Online