Permohonan Maaf Lucinta Luna Ditolak, Masyarakat Manokwari Murka Dan Tuntut Denda Adat

Permohonan Maaf Lucinta Luna Ditolak, Masyarakat Manokwari Murka Dan Tuntut Denda Adat

Artispsk.com – Dengan adanya kasus dugaan atas penghinaan yang dilakukan oleh Lucinta Luna terhadap Manokwari kali ini masih terus berlanjut. Dan ternyata aksi perbuatannya tersebut membawa bencana , permintaan maaf yang telah disampaikan Lucinta lewat akun Instagram pribadinya masih belum sepenuhnya bisa diterima oleh masyarakat Papua Barat.

Dan sebelumnya Lucinta Luna juga sempat dilaporkan kepada pihak berwajib atas perbuatannya tersebut. Kini tuntutan tersebut datang dari Aliansi Masyarakat yang Cinta Manokwari dan segera meminta pedangdut berusia 25 tahun tersebut untuk datang langsung bertandang ke Manokwari dalam rangka meminta maaf.

“Kami sudah bertemu dewan adat dan memberikan waktu hingga 30 Mei 2018. Lucinta juga harus datang ke Manokwari dan meminta maaf secara langsung kepada seluruh masyarakat Manokwari,” ungkap Daniel Mandacan yang mana merupakan Ketua Aliansi Masyarakat Cinta Manokwari, kepada awak media liputan berita KabarPapua tepatnya pada Kamis (24/05/2018) malam.

Selain itu, pihak mereka juga ikut nimbrung menuntut Lucinta Luna untuk membayar yang namanya denda adat sebesar Rp 5 miliar. Setelah sebelumnya pada akun Instagram @papuabarathitz menuliskan adanya empat syarat kepada Lucinta dan salah satunya yakni membayar denda sebesar Rp 100 miliar.

Pada tuntutan tersebut dibacakan apabila Lucinta enggan untuk datang ke Manokwari hingga batas waktu yang telah ditentukan, maka tentu saja untuk proses hukum terhadap Lucinta akan tetap dilanjutkan.

“Masyarakat Manokwari juga tidak serta merta menerima permintaan maaf yang telah dilakukan Lucinta lewat akun instagramnya tersebut. Penyebutan atas Manokwari yang disalah artikan ini yang membuat kami sangat marah sekali. Harusnya dia itu berfikir dulu, sebelum akhirnya mengucapkan kata-kata yang tidak wajar itu,” papar Daniel melanjutkan.

Baru-baru ini Lucinta Luna juga melontarkan sindiran pedas kepada seseorang yang dianggapnya sebagai plagiat dirinya dengan kata-kata yang dianggap tidak pantas. “Yang dari n***k apa n***kwari ya? Sok-sokan ngikutin muka gue lagi. Yang panjat sosial,” bebernya.

Dengan adanya kata-kata yang keluar dari mulut Lucinta Luna tersebut dianggap mengandung arti yang sangat kasar dan bila diartikan dalam bahasa setempat, kata tersebut merupakan alat kelamin laki-laki. Jelas hal ini dianggap oleh masyarakat Papua Barat sebagai bentuk pelecehan dan penghinaan yang mendalam.

Agen Judi Online