Gadis 15 Tahun di Pekanbaru Di Perkosa Setelah Dipaksa Minum Tuak

Gadis 15 Tahun di Pekanbaru Di Perkosa Setelah Dipaksa Minum Tuak

Artis Psk – Pekanbaru – Gadis berumur 15 tahun di Pekanbaru jadi korban kejahatan seksual empat pria. Sebelumnya kehormatannya direnggut, korban di buat tidak sadarkan diri lantaran dicekoki tuak.

Satu diantara pelaku, AM, yang mengetahui korban telah di tangkap Tim Opsnal Polresta Pekanbaru. Sesaat tiga tersangka yang lain, A, H, serta R masihlah dikejar petugas.

” AM di tangkap Minggu petang tempo hari. Yang lain jadi buronan atau DPO, ” ucap Kepala Unit Reserse Kriminil Polresta Pekanbaru Komisaris Bimo Ariyanto, ” Senin petang, 23 Mei 2016.

Pernyataan AM, dianya tak turut memperkosa serta cuma memegang tangan korban berinisial B. AM mengakui cuma memegang alat vital korban.

Bimo mengatakan, peristiwa berawal pada saat AM yang telah kenal dengan korban di ajak berjalan-jalan pada Sabtu, 21 Mei 2016. Korban di ajak berkeliling ke Pekanbaru.

Lantaran telah malam, korban menginginkan diantarkan pulang, namun tidak diterima pelaku. AM jadi membawa korban ke tempat tinggal rekannya berinisial A. Dirumah itu, ada pelaku yang lain H.

” Korban lalu di ajak ke tempat nongkrong di Jalan Tengku Umar. Di situlah korban serta tiga pelaku yang lain berjumpa R, ” kata Bimo.

Setelah itu, beberapa pelaku mengajak korban ke satu kafe di Kecamatan Rumbai. Ditempat ini, korban dipaksa meminum tuak sampai mabuk, lantas dibawa ke Jalan Setia Budi.

Dibawah dampak tuak, korban dibawa bermain biliar di Jalan Sultan Syarif Kasim. Dari sinilah muncul kemauan jahat beberapa pelaku serta lalu membawa korban ke satu homestay di Jalan Kuantan. Beberapa pelaku lalu berbuat tidak etis korban di kamar itu.

” Awalannya korban pernah menampik, namun diancam akan tidak diantarkan pulang, ” kata Bimo.

Selesai peristiwa, pelaku AM mengantar korban ke rumahnya di Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar. Korban yang bercerita pada keluarganya segera melapor ke Polresta Pekanbaru.

Atas tindakannya, pelaku AM dijerat dengan Pasal 81 atau Pasal 82 Undang-Undang Nomer 35 tahun 2014 mengenai Pergantian atas Undang-Undang Nomer 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak.

Agen Judi Online